Inovasi Besar Parenting secara impresif, menghibur dan bermakna melalui pendekatan intelektual, emosional dan spiritual.
Salam Parenting
Dari Sang Motivator & Konsultan Nasional.
“NGAJI” PARENTING adalah inovasi besar parenting. Tajuk ini dilontarkan untuk melepaskan kesan teoritis, formal dan konvensional dari parenting yang biasanya dibahas dalam bentuk training, workshop atau seminar. Kehadiran “NGAJI” PARENTING diharapkan bisa lebih membumi dan lebih bisa diterima, santai, kekeluargaan, tidak kaku, akrab dan tidak menggurui.
Parenting memang harus lebih mudah diterima karena mengemban misi yang besar. Bayangkan, jika event-event parenting diselenggarakan tidak menarik dan sulit diterima orang tua, betapa lemahnya dorongan orang tua mengikuti event parenting. Padahal event parenting sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilan pengasuhan. Berhasil tidaknya seorang anak membangun karakter, sangat ditentukan oleh dukungan dan kualitas parenting (pengasuhan) orang tua dan guru.
Program untuk menginjeksikan 7 Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI membutuhkan dua dukungan lingkungan sekaligus. Yakni, dukungan lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. Tanpa dukungan itu, program ini “bisa gagal”. Sebab, suatu kebiasaan yang sudah diupayakan berulang-ulang akan mudah roboh jika lingkungan tidak mendukung. Itulah sebabnya, kolaborasi antar dua lingkungan itu harus dibangun kuat agar kebiasaan baik menjadi bermekaran.
Manusia adalah makhluk yang bergantung pada situasi. Riset “Stanford Prison Experiment” yang dilakukan Philip Zimbardo pada tahun 1971 menemukan bukti nyata. Hasil riset menunjukkan bahwa lingkungan menjadi faktor penting yang menentukan apakah seseorang berperilaku baik atau buruk.
Dalam buku berjudul Inovasi Besar Parenting Kolaborasi Hebat Orang tua & Guru, penulis selain menaburkan motivasi, juga memberikan panduan cara melakukan pembibitan dan penyiraman pembiasaan baik melalui kolaborasi hebat keluarga dan sekolah. InsyaAllah, buku ini layak sebagai pegangan bersama antara guru yang layak “digugu” dan “ditiru” dan orang tua yang layak dicinta-muliakan.
Buku ini hadir untuk membuka ruang kesadaran bagi keluarga dan sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam kolaborasi hebat agar niat mulia melahirkan generasi emas 2045 bukan sekadar wacana. Ada tiga hal utama yang akan kita dapatkan dalam buku ini. Pertama, alasan dan landasan mendasar melakukan 7 kebiasaan baik anak Indonesia hebat. Kedua, bagaimana cara dan kiat orang tua berperan membangun kebiasaan baik itu. Ketiga, inspirasi dan motivasi untuk saling berkolaborasi hebat antara orang tua dan guru.
[Suhadi Fadjaray, Motivator & Konsultan Pendidikan]




