Inovasi Besar Parenting secara impresif, menghibur dan bermakna melalui pendekatan intelektual, emosional dan spiritual.
KENYAMANAN DAN PRODUKTIVITAS
Secara psikologis, lingkungan rumah memiliki pengaruh besar terhadap kestabilan emosi anak. Rasa aman dan nyaman yang dialami anak dari dukungan keluarga membantu anak belajar lebih produktif. Emosi anak yang terkendali membuat proses berfikir berlangsung lebih jernih. Rendahnya belenggu ketegangan syaraf dan hati anak, memungkinkan otak bekerja lebih efisien dalam memproses informasi. Anak yang merasa nyaman akan lebih mudah mempertahankan fokus belajar dalam jangka panjang. Keharmonisan dalam rumah tangga juga akan menurunkan resiko kelelahan mental saat belajar.
Semua faktor di atas membentuk suasana psikologis yang mendukung keberhasilan akademik. Itulah sebabnya, sebagai orang tua, kita harus semakin menyadari terhadap kebutuhan anak dalam menyongsong masa depan dengan segala keberhasilannya. Anak sangat membutuhkan pengasuhan yang benar sesuai norma dan agama. Anak sangat membutuhkan pengasuhan yang tepat sesuai strategi, tip dan trik berbasis keilmuan. Anak sangat membutuhkan pengasuhan dengan mengedepankan suasana psikologis yang kondusif.
PERAN ORANG TUA MEMBANGUN KENYAMANAN
Anak adalahjalan dan sumber jariyah bagi orang tua.Sebagai jariyah, ia menjadi investasi dan kekayaan kehidupan di dunia serta sebagai deposito kekekalan di akhirat bagi orang tua. Dengan demikian anak harus dibimbing sebaik-baiknya. Dalam konteks kenyamanan anak di rumah, bimbingan dan peran yang harus dilakukan oleh orang tua, adalah sebagai berikut :
- Dengarkan dan Validasi Perasaan. Biasakan mendengarkan saat anak sedang berbicara dan bercerita, jangan buru-buru memotong pembicaraan. Peran ini akan membuat anak merasa aman dan percaya kepada orang tua.
- Komunikasi Lembut dan Terbuka. Hindari berteriak. Hindari dominasi, karena terlalu dominan atau terlalu banyak berbicara kepada anak dan kurang bisa mendengarkan akan membuat anak merasa digurui, merasa didikte dan ujung-ujungnya akan membahayakan kercayaan dirinya. Gunakan bahasa yang positifdan lisan yang terjaga. Berikan sentuhan lembut saat menasihati anak atau berikan apresiasi atas usaha yang dilakukan.
- Libatkan Dalam Kegiatan Rutin. Berikan tugas ringan yang sesuai kemampuan pada fase umurnya. Usahakan tugas itu bisa menyenangkan anak agar berdampak positif terhadap kemandiriaannya.
- Ciptakan Suasana Keluarga Berkualitas. Konsep rumahku adalah surgaku bisa menjadi inspirasi membangun family values. Bangunlah keluarga berbasis family values yang mengandung atmosfer spiritual dan emosional. Atmosfer itu akan bisa menjamin penghuninya merasa aman, penuh cinta, saling menghargai, saling menghormati dan saling merindukan.
RENUNGAN AYAT-AYAT “Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu. (QS. An-Nisa’ : 1)
