Reputasi Terhormat: Menjalani Sebelum Memerintah

Menyampaikan kebaikan melalui podium pengajian adalah baik. Menyampaikan kebaikan melalui mimbar kutbah jum’ah adalah baik. Melakukan  kampanye  untuk menyampaikan misi dan program-program pembangunan adalah baik.  Menulis buku tentang tata cara beribadah yang benar adalah baik.  Mem-film-kan seorang tokoh pejuang sebagai inspirasi tentang kegigihan nasionalisme adalah baik.  Berdebat terbuka di televisi untuk adu argumentasi tentang pemberantasan korupsi adalah baik.  Dan dari semua yang sudah baik tersebut, akan lebih sempurna kebaikannya kalau disertai dengan teladan yang baik. Teladan dari yang menyampaikan pengajian. Teladan dari yang berkutbah. Teladan dari yang berkampanye. Teladan dari yang menulis buku. Teladan dari yang menulis sekenario film, sutradara dan seluruh yang terlibat dalam  produksi film.  Teladan dari orang yang melakukan debat terbuka di telivisi.   

Tema ini mengambil judul Telunjuk Keteladanan. Apa maksud  dari judul tersebut?. Telunjuk adalah simbol pemberitahuan, perintah dan ajakan.  Keteladanan adalah contoh, referensi, sesuatu yang bisa ditiru.   Orang yang rendah hati adalah orang yang pantas mengajak orang lain untuk bersikap rendah hati.  Orang yang jujur adalah orang yang tepat untuk berkutbah tentang kejujuran. Orang yang berkarakter tanggungjawab dan menjunjung tinggi kejujuran  adalah orang yang memenuhi kriteria  untuk  menduduki jabatan tertentu. Orang yang disiplin adalah orang yang tepat ikut serta dalam mengajak masyarakat tertib dan disiplin mematuhi rambu lalu lintas.  Orang yang mandiri adalah orang yang tepat untuk menjadi coach dalam pelatihan tentang kemandirian. Orang yang amanah adalah orang yang pantas menyampaikan tentang transparansi dan akuntabilitas saat ia berkampanye. Orang yang ahli serta ihsan dalam beribadah, adalah orang yang tepat untuk  menulis buku tentang cara beribadah yang baik dan benar. 

Lalu pertanyaannya, bagaimana sikap kita terhadap ajakan dari orang lain untuk berbuat baik, tetapi yang bersangkutan tidak atau belum melakukan kebaikan itu?. Dari siapa pun ajakan berbuat baik, materi kebaikan itu tetap baik. Beruntung orang yang mempunyai kemampuan untuk bisa menerima nasihat, perintah dan ilmu tentang kebaikan, tanpa harus alergi dari siapa pun sumbernya. Sikap seperti ini lebih bijaksana. Namun faktanya, masih banyak orang yang sulit menerima perintah, nasihat dan ilmu yang baik, kalau semua itu berasal dari orang yang tidak bisa menjadi teladan yang baik. Sehingga, kehadiran orang yang bisa menjadi teladan yang baik akan memudahkan dalam syiar kebaikan. Orang akan lebih menerima nasihat baik dari orang yang mampu menjadi teladan yang baik.  Seharusnya orang-orang yang memiliki kewenangan dan kekuasaan memberantas korupsi, bisa menjadi teladan dalam sikap dan perilaku anti korupsi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *