PUASA : Hikmah Mengasuh Diri dan Keteladanan dalam Keluarga

Ramadhan memang sudah lewat. Namun, esensi hikmahnya tetap relevan sepanjang waktu.

Di bulan apapun, pelajaran dan hikmah puasa akan selalu penting dalam menjalani kehidupan.

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Puasa
adalah madrasah kehidupan. Puasa adalah momen
jiwa ditempa, lisan dijaga,
kesabaran dilatih, nafsu dikendalikan,
dan hati diingatkan kembali tentang arti tunduk kepada Allah.

Puasa adalah pelatihan besar bagi umat manusia,
agar lahir pribadi-pribadi yang lebih kuat, lebih jujur, lebih sabar, lebih baik
dan lebih berani menegakkan keadilan.
Sebab kemenangan dari ibadah puasa
bukan hanya pada hari raya yang dirayakan,
tetapi pada manusia baru yang lahir darinya.
Yakni, muslim yang tangguh, yang jujur, yang sabar, yang baik, serta yang bisa menjadi teladan bagi kebaikan dan kebenaran.

Dalam kapasitas sebagai orang tua dari anak-anak, pribadi-pribadi hasil pelatihan dan tempaan dari ibadah puasa diharapkan akan lebih berkualitas keteladanannya dalam mengasuh anak dan memimpin keluarga.

Sumber : Seri Ramadhan Paperba.
Editor : Aji Wijiono.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *