Program Resmi Pemerintah “7 KEBIASAAN BAIK ANAK”

Program KEMENDIKDASMEN RI tentang gerakan 7 Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat merupakan program strategis yang patut didukung. Program itu diharapkan mampu menunjang perkembangan, pertumbuhan, dan kesehatan jasmani dan rohani anak. Orang tua dan guru wajib  mendukung program itu secara koperatif dan kolaboratif.

Dengan segala empati, orang tua dan guru harus terlibat aktif dalam program tersebut melalui kolaborasi yang kuat untuk menghasilkan anak-anak hebat. Kekuatan empati adalah kekuatan untuk membuat seseorang merasa dipahami. Ketika mempraktekkan empati kepada anak-anak, kita  perlu menunjukkan rasa hormat pada perasaan dan realita mereka. Cara ini menunjukkan kita benar-benar mendengarkan dan memahami secara tulus sudut pandang anak-anak. Dengan begitu, anak-anak akan memiliki keamanan emosional dalam menghadapi kekecewaan, kesulitan dan suasana kebatinan yang tidak menyenangkan. 

Selain membutuhkan empati, anak-anak juga membutuhkan penghargaan. Anak-anak membutuhkan penghargaan spesifik, dan tidak cukup hanya mengatakan “bagus”. Contoh penghargaan yang spesifik antara lain memberi ucapan disertai pelukan, dengan mengatakan “Ibu senang kamu mulai terbiasa bangun pagi dan bisa menjalankan ibadah salat subuh tepat waktu”. Penghargaan spesifik lainnya bisa dalam bentuk mengajak anak-anak menikmati tempat rekreasi yang disukai anak, sesuai kemampuan yang dimiliki orang tua. 

Tanpa mengabaikan aspek lainnya, empati dan penghargaan spesifik merupakan nutrisi psikologis bagi anak-anak dalam membangun kebiasaan baik. Orang tua yang selama ini belum memperhatikan tentang pentingnya empati dan penghargaan spesifik, sebaiknya segera tergugah meggunakan empati dan penghargaan spesifik sebagai kekuatan dahsyat memupuk kebiasaan baik anak-anak.  Empati dan penghargaan spesifik dari orang tua kepada anak memiliki kedudukan yang sama penting dengan keteladanan orang tua dalam mendidik anak.  Orang tua yang telah menyadari pentingnya empati, penghargaan spesifik dan keteladanan, berarti mereka telah memilki referensi dan landasan penting dalam mendidik anak. Orang tua yang telah memahami betul landasan apa yang mendasari langkah memupuk kebiasaan baik, akan memiliki kekuatan dalam pengasuhan anak berbasis keteladanan. Orang tua yang telah mengetahui landasan apa yang mendasari langkah memupuk kebiasaan baik anak, akan menyadari betul apa manfaat kebiasaan baik bagi kesuksesan anak.  Setelah mengetahui dan memahami landasan memupuk kebiasaan baik serta menyadari manfaat dari kebiasaan baik anak, selanjutnya orang tua pasti ingin mahir bagaimana mengasuh anak, sehingga anak benar-benar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *